Perbedaan E-paspor Dengan Paspor Biasa

Sekarang ini paspor bukan lagi barang istimewa untuk orang indonesia karena seperti kita tau banyak sekali orang indonesia yang pergi untuk keperluan bisnis atau hanya sekedar jalan-jalan. Bukan hanya di dunia, indonesia juga menjadi pengguna pesawat terbang komersil terbanyak, bahkan International Air Transport Association (IATA) menyatakan bahwa indonesia diperkirakan akan menjadi nomor 4 pengguna pesawat terbanyak pada tahun 183 juta pada tahun 2034 dengan peningkatan rata-rata 6,4% pertahun.

Nah kabar baiknya sekarang ini kementrian terkait dan pemerintah telah membuat e-paspor yang dimulai pada tahun 2013, banyak kelebihan yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan e-paspor yang berbeda dengan paspor biasa. Salah satu manfaat yang bisa kamu dapat belakangan ini adalah dengan menggunakan e-paspor kamu akan bebas visa saat berkunjung ke jepang.

Lalu apalagi manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan e-paspor? dan apa saja perbedaan menggunakan e-paspor dan paspor biasa? mari kita cari tau perbedaannya disini.

Perbedaan/Keuntungan memiliki e-paspor dan paspor biasa

Sekilas memang seperti tidak ada perbedaan antara e-paspor dan paspor, terlebih jika kamu hanya melihatnya dari photo atau melihatnya dari kejauhan. Untuk syarat pengajuan penerbitan antara e-paspor dan paspor juga tidak banyak berbeda, oleh karena itu saat mengajukan paspor biasa atau e-paspor kamu akan mendapatkan antrean yang sama. Lalu apa yang berbeda? mari kita bahas bersama:

  • E-paspor memiliki chip dibagian depan cover paspor, berfungsi untuk menyimpan data biometri pemilik paspor. Ini adalah perbedaan yang paling terlihat antara e-paspor dan paspor biasa.
  • Dengan menggunakan e-paspor kamu bisa mendapatkan beberapa kemudahan, contohnya pemerintahan Jepang memberikan layanan tanpa menggunakan visa bagi masyarakat indonesia yang menggunakan e-paspor.
  • Biaya antara e-paspor dan paspor juga berbeda, kamu harus mengeluarkan dana sebesar Rp. 600.000-an untuk penerbitan e-paspor 48 lembar sedangkan paspor biasa kamu hanya perlu mengeluarkan dana Rp.300.000-an.
  • Di Bandara Soekarno-Hatta kamu tidak perlu lagi mengantri di pintu pemeriksaan imigrasi, tetapi kamu dapat langsung menuju autogate penerbangan internasional dan terbang ke negara tujuan.
  • Kalau dilihat informasi dari website kementrian imigrasi, tidak semua kantor imigrasi dapat membuat e-paspor. Di jakarta saja hanya ada 5 kantor imigrasi yang dapat membuat e-paspor ( info tahun 2015 ) ( baca juga : Alamat Kantor Imigrasi di Indonesia, LENGKAP! )
  • Keuntungan lain menggunakan e-paspor, dengan chip yang tertanam di dalam paspor yang berfungsi menyimpan data biometri pemilik paspor sangat sulit memanipulasi data sehingga data kamu akan selalu aman.

Buat kamu yang tertarik menggunakan e-paspor silakan untuk mengikuti beberapa langkah berikut yang telah ditulis disini :

  • Syarat, Biaya dan Prosedur Pembuatan Paspor Baru di Kantor Imigrasi

Saran untuk kamu yang telah memiliki paspor biasa dan sedang berencana memperpanjang paspor, maka ada baiknya kamu mengajukan e-paspor sebagai gantinya karena melihat dari banyaknya keuntungan menggunakan e-paspor seperti yang telah di terangkan di atas artikel ini.

SUMBER  : sepulsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *